• Home
  • Sosial & Budaya
  • Cegah Konflik Kriminal dan Sosial, MUI Meranti Imbau Masyarakat Agar Terus Tingkatkan Iman dan Taqwa
Kamis, 16 Mei 2019 13:33:00

Cegah Konflik Kriminal dan Sosial, MUI Meranti Imbau Masyarakat Agar Terus Tingkatkan Iman dan Taqwa

BAGIKAN:
Ketua MUI Kepulauan Meranti, Ustadz Mustafa SAg.

MERANTI, PESISIRINE.COM - Konflik kriminal dan sosial bisa saja terjadi kapan saja ditengah-tengah masyarakat. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H nanti, pasti akan ada yang melakukan hal merugikan masyarakat, demi mendapatkan sesuatu yang diinginkannya.

Untuk itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Meranti, Ustadz Mustafa SAg mengatakan, agar seluruh lapisan masyarakat senantiasa terus membimbing dan membina diri dengan meningkatkan kualitas iman serta taqwa kepada Allah SWT. Hal ini guna untuk mengantisipasi dan mencegah konflik sosial ditengah masyarakat.

"Selalu ikhlas dan sabar terhadap apapun ujian atau musibah yang menimpa kepada diri kita. Makanya kita imbau masyarakat agar meningkatkan ibadahnya kepada Allah dan mempererat tali silaturahmi persaudaraan, sehingga hubungan sosial kita tetap terjaga," terang Ustadz Mustafa, Kamis (16/5/2019).

Menurutnya, menjelang hari Raya Idul Fitri 1440 H merupakan momen, dimana masyarakat harus bisa berbuat sesuatu hal yang penuh keikhlasan dan kesantunan. Sebab mudah saja hal sepele jadi pemicu terjadinya konflik.

Memang ada beberapa penyebab terjadinya konflik sosial, salah satunya adalah perbedaan antara kelompok sosial, baik secara fisik maupun sosial. Selain itu, perbedaan mayoritas dan minoritas yang dapat menimbulkan kesenjangan sosial.

"Jangan sampai ada terjadinya konflik, gara-gara hal kecil langsung diperbesar. Nauzubillah, jangan seperti itu," ujarnya.

Kemudian soal konflik kriminal juga, sering dilakukan oleh orang-orang yang tidak memikirkan dampak yang akan terjadi pada dirinya nanti. Mereka akan berbuat sesuka hatinya demi mendapatkan sesuatu yang diinginkannya.

Terlebih dengan itu, masyarakat juga harus waspada terhadap hal itu. Jangan berbuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhan di hari lebaran nanti dengan berlebihan, yang dapat memancing terjadinya suatu tindakan kriminal.

"Untuk masyarakat, tentu sebagai umat Rasulullah selalu mendirikan sholat dan menunaikan zakat. Hal negatif itu bisa diatasi dengan sholat sebagai peningkat iman, dan zakat untuk mengentaskan kemiskinan. Kemudian amar maruf nahi munkar, kita sesama harus saling menasihati," terang Ustadz Mustafa.(mad)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2019 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.