• Home
  • Sosial & Budaya
  • Akademisi Stain Bengkalis Lakukan Uji Kelayakan Usaha Pada Unit Usaha Bumdesa Rajawali Berjaya Desa Sumber Jaya
Jumat, 06 September 2019 01:17:00

Akademisi Stain Bengkalis Lakukan Uji Kelayakan Usaha Pada Unit Usaha Bumdesa Rajawali Berjaya Desa Sumber Jaya

BAGIKAN:
Istimewa

PESISIRONE.COM, BENGKALIS – Untuk memantapkan kualitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), Pemerintah desa Sumber Jaya bekerjasama dengan Akademisi STAIN Bengkalis laksanakan Uji Kelayakan Usaha pada Unit Usaha BUMDES Rajawali Berjaya, Kamis (06/09/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di BUMDesa Rajawali Berjaya desa Sumber Jaya ini didampingi langsung oleh kepala desa Sumber Jaya M. Hariyanto, pengurus BUMDes Rajawali Berjaya serta dua orang Akademisi STAIN Bengkalis Risman Hambali, ME dan Nurul Huda, ME.

Kepala Desa Sumber Jaya M.Hariyanto kepada Pesisirone.Com mengatakan Uji kelayakan usaha ini dilakukan agar unit usaha Bumdesa nantinya bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, usulan unit usaha ini melalui tahapan dan mekanisme yang sudah tepat, dimulai dari penggalian potensi desa hingga penetapan unit usaha apa yang akan dilakukan. Dengan demikian, usulan unit usaha ini memang benar-benar berasal dari masyarakat dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, Bumdesa hadir dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, maka tentu dibutuhkan kerja sama yang baik oleh semua pihak sehingga usaha yang akan dilaksanakan ini bisa berhasil,” Ungkapnya.

Hariyanto juga mengucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya diucapkan kepada akademisi STAIN Bengkalis yang telah melakukan uji kelayakan usaha ini. Banyak ilmu yang didapatkan dan bahkan nasehat-nasehat serta kiat-kiat dalam menjalankan usaha dengan baik juga didapatkan.

Selain itu, Risman Hambali  selaku Akademisi STAIN Bengkalis mengatakan bahwa  usulan unit usaha yang akan dijalankan oleh Bumdesa Rajawali Desa Sumber Jaya ini bagus.

“Hal ini dikarenakan usulan ini melalui tahapan dan mekanisme yang baik. Namun hal yang paling penting adalah, Bumdesa hadir di tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sesungguhnya ada beberapa aspek yang kami lakukan penilaian, seperti aspek keuangan, aspek pemasaran, aspek MSDM, aspek sosial dan budaya dan lain-lain. Kami sudah nilai, hasil sudah kami dapatkan, hanya saja kami belum bisa memutuskan apakah layak atau tidak karena kami harus lakukan analisa secara ilmiah terlebih dahulu, kemudian kami akan putuskan beserta dengan rekomendasi/ catatan dari kami untuk bisa dijadikan sebagai masukan, saran dan kritikan,” tuturnya.

Kemudian, Nurul Huda (akademisi STAIN Bengkalis) mengatakan bahwa melihat ada semangat baru untuk membangun dan mengembangkan desa oleh Kepala Desa, BPD dan  Bumdesa. Kami juga berharap bahwa jika dinyatakan layak maka Bumdesa bisa menjalankan usaha dengan baik.

Sementara itu, direktur Bumdesa Rajawali Berjaya mengatakan bahwa berharap betul agar usulan usaha ini dinyatakan layak oleh tim uji kelayakan.

“Dalam melakukan uji kelayakan, tim dari akademisi mengajukan banyak pertanyaan namun tetap memberikan catatan-catatan kepada kami sehingga bisa menambah pengetahuan kami tentang dunia usaha. Uji kelayakan ini berlangsung ±5 jam,”Ujarnya.(SY)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2019 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.