Rabu, 17 Oktober 2018 13:05:00

KPU Riau Sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih di Lingkungan Pemda Meranti

BAGIKAN:
Komisioner KPU Provinsi Riau, Ilham M Yasir saat menjadi pembina apel di halaman Kantor Bupati.

SELATPANJANG,PESISIRONE.COM - Komisioner KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan, Ilham M Yasir bertindak sebagai pembina apel 17 hari bulan di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti di halaman Kantor Bupati Meranti, Rabu (17/10/2018). KPU Riau menggelar sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih Sempena Pemilihan Umum 17 April 2018 mendatang.

Hadir dalam apel itu Sekda Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM, Ketua Komisi A DPRD Meranti Edy Masyudi SE MSi, Komisioner KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan Ilham M Yasir, Ketua KPU Kepulauan Meranti Abdul Hamid, Komisioner Bawaslu Kepulauan Meranti Romi, para Staf Ahli dan Asisten serta Jajaran Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemkab Meranti. Komisiner KPU Riau, Ilham M Yasir menyebutkan, sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih di Kepulauan Meranti kali ini dilaksanakan serentak oleh KPU Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia. Untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia yang memenuhi syarat dapat melaksanakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pilpres, Pileg) tanggal 17 April 2019 mendatang.

Saat ini berdasarkan data yang tercatat di KPU, sebut Ilham, sebanyak 31 juta masyarakat Indonesia belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan Provinsi Riau menyumbang sebanyak 900 ribu orang, Kepulauan Meranti khususnya sebanyak 23 ribu orang.

Banyaknya masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT, dikatakan Ilham disebabkan oleh masih banyaknya masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Riau yang belum mengantongi KTP Elektronik (E-KTP), yang menjadi dasar pendataan pemilih. Penyebab lainnya karena terjadi penambahan jumlah pemilih milineal yang saat dilakukan pendataan beberapa waktu lalu belum berusia 17 tahun.

"Termasuk juga penambahan jumlah pemilih milineal yang saat pendataan lalu belum berusia 17 tahun. Kita akan coba masukan kembali kedalam DPT," ucap Ilham.

Untuk Meranti sendiri, banyaknya masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT, seperti dijelaskan oleh Komisioner KPU Meranti, Anwar Basri dikarenakan saat dilakukan pendataan banyak yang tidak berada ditempat dan memiliki KTP ganda. Anehnya lagi jumlah pemilih yang tidak masuk dalam DPT terbanyak berada di Kecamatan Tebingtinggi.

"Saat dilakukan pendataan kerumah masing masing banyak tidak berada ditempat, dan sebagian tercatat memiliki KTP ganda, sebagai warga Meranti dan Kepri," jelas Anwar.

Untuk terdaftar dalam DPT, KPU Riau bersama KPU Kabupaten Kota masih membuka kesempatan kepada masyarakat hingga 7 bulan mendatang atau sebelum digelarnya Pemilihan Umum 17 April 2019.

"Kami menghimbau kepada para pemilih yang belum masuk DPT untuk mengecek dan mendaftarkan diri. Ayo manfaatkan masa yang tersisa 7 bulan ini untuk mendaftar agar pada Pemilihan Umum 2019 nanti semua masyarakat dapat melaksanakan hak pilihnya," jelas Ilham.

Syaratnya tetap sama yakni harus mengantongi E-KTP. Jika tidak otomatis tidak dapat dimasukan dalam DPT. Untuk itu, ia juga menghimbau bagi masyarakat yang belum memiliki E-KTP segera melakukan pengurusan di Dinas terkait.

Bagi masyarakat yang penasaran atau ingin tahu apakah sudah terdaftar atau belum dapat mengecek langsung secara Online dengan mengunjungi langsung situs resmi KPU di www.kpu.go.id.

"Silahkan juga kunjungi website kami untuk memastikan apakah anda sudah masuk dalam DPT atau belum," ajaknya.

Pada kesempatan itu, Komisioner KPU Riau Ilham M Yasir juga berharap kepada jajaran ASN Kepulauan Meranti untuk ikut mensosialisasikan Gerakan Melindungi Hak Pilih ini. Mulai dari keluarga, tetangga masyarakat hingga lingkup yang lebih besar agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak dapat melaksanakan hak pilihnya.

"Kami (KPU Riau,red) juga berharap kepada ASN dapat membantu mensosialisasikan kepada maayarakat agar semua dapat ikut memilih bagi yang ingin memastikan sudah terdaftar atau belum dapat mengunjungi www.kpu.go.id," ujarnya.(mad)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.