• Home
  • Pendidikan
  • Temui Ketidaklayakan Mobiler Belajar di Sekolah, Wabup Said Hasyim Minta Kepala SKPD Terkait Segera Diatasi
Rabu, 15 Agustus 2018 16:34:00

Temui Ketidaklayakan Mobiler Belajar di Sekolah, Wabup Said Hasyim Minta Kepala SKPD Terkait Segera Diatasi

BAGIKAN:
Wabup Kepulauan Meranti Drs Said Hasyim dan rombongan saat meninjau proses belajar murid di SDN 01 Selatpanjang.

SELATPANJANG, PESISIRONE.COM- Wakil Bupati Kepulauan Meranti meninjau beberapa sekolah di Kota Selatpanjang, Rabu (15/8/2018) pagi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses belajar murid berjalan dengan baik.

Proses belajar dalam meningkatkan mutu dan kualitas SDM ini tak terlepas dari baiknya fasilitas, sarana, dan prasarana penunjang pendidikan. Oleh karena itu, upaya ini perlu dimaksimalkan untuk merangsang semangat belajar para murid.

Di lapangan, Wabup Said Hasyim bersama rombongan jajarannya yakni, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Drs Nuriman Khair, Kabid Pendidikan Syafrizal, dan Kabag Humas dan Protokol Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH.

Beberapa sekolah yang ditinjau diantaranya, SDN 01 Selatpanjang, SDN 26 Selatpanjang, dan SMPN 3 Selatpanjang. Dari peninjauan tiga sekolah dasar dan sekolah tingkat menengah itu, ia menemui beberapa kekurangan pada fasilitas sekolah yang belum memadai.

Sekolah yang sudah berdiri sebelum kemerdekaan pada tahun 1912 (SDN 01 Selatpanjang), diakui Wabup masih membutuhkan tambahan fasilitas ruang belajar. Sebab ketersediaan sebanyak 10 ruang belajar yang ada tidak cukup untuk menampung 12 rombongan belajar murid kelas 1 sampai kelas 6.

"Agar tidak terjadi shift, setidaknya butuh tambahan dua ruangan kelas lagi," sebut Said Hasyim yang ikut didampingi Kepala Sekolah SDN 01 Selatpanjang, Zahari.

Kekurangan ruangan belajar SDN 01 Selatpanjang lebih disebabkan oleh tidak terkontrolnya penerimaan murid baru. Sehingga kapasitas ruang kelas yang ada menjadi overload.

Terlebih dengan kondisi mobiler sekolah, dari tiga sekolah yang ditinjau Wabup, ia mendapati masih banyak kursi dan meja yang sudah tak layak pakai.

Menyikapi hal itu, Wabup Said Hasyim meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Drs Nuriman untuk segera mengatasi dan menindaklanjuti segala kekurangan yang ada di sekolah tersebut. Sehingga tidak sampai menganggu proses belajar mengajar.

"Secara standar, jumlah bangku di SDN 01 sudah cukup maksimal, namun ruang belajar masih kurang. Begitu juga WC sangat tidak layak. Sekolah ini hanya ada ruang belajar dan ruang kepsek, sementara ruang lainnya belum ada," jelas Wabup Said Hasyim.

Sementara di SDN 026 Selatpanjang, kondisi gedungnya sudah lebih baik, karena sudah dibangun bertingkat dua. Namun, untuk mobiler tak beda jauh dengan kondisi yang ada di SDN 01.

"Gedungnya (SDN 026 Selatpanjang, red) sudah lebih baik. Tapi kebersihan lokal dan mobiler masih memprihatinkan," kata Said Hasyim.

Kemudian SMPN 03 Selatpanjang, Wabup menemukan mobiler meja kursi juga sudah tidak layak. Terlebih saat memasuki ruangan perpustakaan mendapati murid hanya duduk di lantai, karena tidak tersedianya kursi.

Untuk itu, Wabup Said Hasyim mengingatkan agar Kepala Sekolah dapat menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk merehab kecil pada gedung sekolah.

Sebab diakui dia, dana BOS yang digelontorkan tiap tahun sesuai dengan jumlah siswa. Nilainya juga tidak sedikit mencapai ratusan juta rupiah.

"Kita berharap pihak sekolah dapat menggunakan dana BOS yang diberikan Pemerintah Pusat dengan baik. Termasuk untuk merehab gedung sekolah yang rusak," tutur Wabup Kepulauan Meranti itu.(mad)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.