Senin, 05 November 2018 10:56:00

Wabup Said Hasyim Ingatkan Siswa Jauhi Seks Bebas, Narkoba dan LGBT

BAGIKAN:
Wabup Kepulauan Said Hasyim saat jadi pembina apel upacara di SMAN 1 Selatpanjang.

SELATPANJANG, PESISIRONE.COM - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim, merasa prihatin dengan semakin maraknya penyakit masyarakat di Kepulauan Meranti. Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjauhi segala bentuk perbuatan menyimpang yang melanggar hukum dan norma serta budaya yang telah mengakar dimasyarakat, khususnya para generasi muda, siswa-siswi yang sedang menimba pendidikan.

"Anak-anakku, siswa-siswi SMA 1 Selatpanjang, adalah generasi muda penerus cita- cita orang tua dan pemimpin negeri ini, agar menjadi manusia yang berhasil. Saya minta jauhi seks bebas, penyalahgunaan narkoba dan prilaku LGBT yang mulai marak dinegeri kita," ajak Said Hasyim, saat menjadi pembina upacara di SMAN 1 Tebingtinggi, Senin (5/11/2018) pagi.

Kerisauan yang dirasakan oleh Wabup setelah menerima laporan yang masuk kepadanya, prilaku LGBT dan seks bebas sudah mulai marak di Meranti. Menurutnya sangat bertentangan dengan ajaran agama dan adat budaya melayu yang kental dengan nuansa Islami.

Selain itu, seks bebas dan LGBT juga dapat merusak moral para generasi muda penerus bangsa.Untuk itu, Wabup menghimbau generasi muda sebagai harapan bangsa untuk senantiasa menjaga sikap moral dan kepribadian, terutama dalam menyikapi perilaku LGBT dan seks bebas yang mulai marak di Meranti.

Hal senada juga diungkapkan Ketua MUI Kepulauan Meranti, Ustadz Mustafa. Ia menekankan hal serupa segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan agama harus dijauhi agar negeri ini terhindar dari musibah.

"Saya mengajak kepada seluruh siswa dan siswi untuk menjauhi dan menolak prilaku seks bebas dan LGBT serta segala bentuk perbuatan maksiat, agar negeri kita selalu terjaga dari segala musibah," ucap Mustafa.

Pemerintah dan para ulama di Meranti tak ingin negeri Meranti yang sudah baik saat ini dilaknat oleh Allah akibat perilaku seks bebas dan LGBT yang semakin merebak, seperti bencana gempa dan tsunami yang menimpa saudara-saudara kita di daerah lainnya di Indonesia. Dimana Allah menggulung satu negeri karena terlalu banyak melakukan perbuatan yang menyimpang dari perintahnya.

Tak lupa, Wabup juga meminta peran aktif sekolah melalui guru dan Kepala Sekolah untuk mengawasi siswanya. Salah satunya dengan melakukan barang barang bawaan siswa, jika ditemukan hal yang menyimpang dapat segera dikomunikasikan dengan wali murid, sehingga siswa yang bersangkutan tidak terjerumus lebih jauh.

Terlebih kepada masyarakat, Wabup menghimbau untuk saling menjaga diri dan lingkungan, dengan saling mengingatkan dan menyadarkan jika mendapati terjadinya aktifitas LGBT yang dilakukan teman, kerabat ataupun saudara sendiri.

"Jangan berikan tempat untuk LGBT dan seks bebas perilaku ini harus dihilangkan, karena bertentangan dengan ajaran agama dan adat budaya melayu," kata Wabup Said Hasyim.(rls/mad)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.