• Home
  • Nasional
  • Sekda Kepulauan Meranti Dukung Tanjung Padang Jadi Pusat Konservasi Suaka Margasatwa
Kamis, 20 September 2018 15:09:00

Sekda Kepulauan Meranti Dukung Tanjung Padang Jadi Pusat Konservasi Suaka Margasatwa

BAGIKAN:
Sekda kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM saat memberikan kata sambutan dalam acara konsultasi publik penataan blok suaka tasik Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

SELATPANJANG, PESISIRONE.COM - Tasik Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putripuyu akan dikelola menjadi blok Suaka Margasatwa di Kepulauan Meranti. Untuk mewujudkan itu sesuai pasal 22 Permen LHK No 76 Tahun 2015, mengamanatkan Dokumen Rancangan Penataan Blok Tasik Tanjung Padang harus dibahas melalui Konsultasi Publik.

Mengacu hal tersebut, Pemkab Meranti bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau menggelar Konsultasi Publik Penataan Blok Suaka Margasatwa Tasik Tanjung Padang, di Hotel Grand Meranti, Kamis (20/9/2018).

Kegiatan tersebut langsung dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM, Kabid Teknis KSDA, M Mahfud SHu MSc, Kabid Wilayah II BKSDA Riau, Heru Sutmantoro, Kepala Bappeda Meranti, Makmun Murod, Asisten III, Drs Rosdaner, Asisten I, Jonizar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hendra Putra, Camat Tasik Putripuyu, Abdul Hamid, dan sejumlah pejabat lainnya.

Sekda Yulian Norwis menilai pelaksanaan kegiatan itu sangat strategis, karena menyangkut pengelolaan blok Tanjung Padang yang akan dijadikan pusat konservasi Suaka Margasatwa di Kepulauan Meranti.

"Kita sangat mendorong hal itu karena dengan penataan Blok Suaka Margasatwa Tasik Tanjung Padang akan menjadikan kawasan itu sebagai satu satunya pusat konservasi Margasatwa yang ada di Meranti," jelasnya.

Dengan adanya pusat konservasi Suaka Margasatwa Tasik Tanjung Padang diyakini akan mendorong pariwsata diwilayah tersebut yang otomatis akan berdampak pada peningkatan dan perrtumbuhan ekonomi masyarakat tempatan.

Sekda berharap melalui kegiatan akan tercipta tonggak sejarah bahwa di Meranti telah memiliki pusat konservasi Margasatwa yang dapat digunakan untuk pelestarian berbagai Margasatwa khas Meranti.

"Semoga kegiatan ini menjadi tonggak sejarah adanya Pusat Konservasi Margasatwa di Meranti yang dapat menjadi objek wisata terbatas yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat tempatan," pungkas Sekda.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.