• Home
  • Nasional
  • Melalui HMPS HKI, STAIN Bengkalis Laksanakan Seminar Nasional Tentang Islam dan Budaya Lokal
Senin, 16 Maret 2020 12:17:00

Melalui HMPS HKI, STAIN Bengkalis Laksanakan Seminar Nasional Tentang Islam dan Budaya Lokal

BAGIKAN:
Syahrizal
wakil Ketua III STAIN Bengkalis saat menyerahkan PIagam kepada Narasumber

PESISIRONE.COM, BENGKALIS – Melihat pentingnya pemahaman mengenai budaya dan islam, Sekolah Tiggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) laksanakan Seminar Nasional tentang Islam dan Budaya Lokal yang dipusatkan di Aula Lantai 3 Gedung Pembelajaran dan Layanan Mahasiswa, Senin (16/03/2020).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 gedung SBSN STAIN Bengkalis ini diawali dengan pemasangan Tanjak oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Wira Sugiarto, S.IP, M.Pd.I kepada narasumber, Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag yang juga sebagai Wakil Ketua III dari IAIN Padang Sidempuan. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebelum acara inti pemaparan materi oleh narasumber.

Kegiatan yang diisi oleh seorang akademisi dari IAIN Padang Sidempuan, Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Bengkalis Wira Sugiarto, S.IP, M.Pd.I dan dihadiri oleh ketua dan sekretaris jurusan, ketua dan sekretaris prodi, para dosen, Kapolres Bengkalis, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi HKI STAIN Bengkalis.

Dalam sambutanya, Wira Sugiarto menyampaikan bahwa STAIN Bengkalis sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi unggul dalam Pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemelayuan akan selalu berusaha melakukan penguatan pemahaman kepada seluruh mahasiswa.

“Budaya lokal Melayu bukan hal yang baru bagi segelintir masyarakat Bengkalis yang mayoritas Melayu, namun hal tersebut tetap menjadi salah satu prioritas pembelajaran yang diterapkan di kampus STAIN Bengalis. Keberadaan budaya melayu ditengah-tengah masyarakat diharapkan tidak hanya sebatas kebiasaan yang diteruskan secara turun temurun, namun hal tersebut harus dimaknai oleh setiap mahasiswa untuk senantiasa menjaga nilai dan norma dalam keseharian.” Ungkap Wira.

Senada dengan itu, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Muhammad Al Mansur, S.Sy, M.I.S meyampaikan bahwa melalui pelaksanaan seminar ini berharap agar seluruh mahasiswa prodi HKI terus melestarikan Budaya Lokal di Bengkalis. Terutama budaya pernikahan adat melayu, baik tepuk tepung tawarnya, mandi tamannya dan lain-lain. Kegiatan ini juga menguatkan mahasiswa prodi HKI agar tidak tergerus budaya barat dan lain-lain.(Sy)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.