• Home
  • Nasional
  • Jadi calon Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto minta didoakan
Selasa, 05 Desember 2017 15:52:00

Jadi calon Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto minta didoakan

BAGIKAN:
Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau. ©puspen tni

BOGOR, PESISIRONE.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto enggan berkomentar banyak soal penunjukkan dirinya menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Nanti saja ya, tak dongengi panjang," kata Hadi yang ditemui dalam acara Persiapan Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2017 dan Institusi Pengelola Keuangan Negara Lainnya Dalam Rangka Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (5/12).

Disinggung soal kesiapan menjadi Panglima TNI, Hadi bungkam. Dia hanya meminta doa agar bisa menjalankan semua agenda ke depan.

"Mohon doanya," ucapnya singkat.

Pada Senin (4/12) pagi, Presiden Jokowi secara resmi mengirim surat kepada DPR yang berisi pengajuan nama Hadi sebagai Panglima TNI baru. Gatot Nurmantyo akan pensiun pada 1 April 2018. Namun, usulan itu masih menunggu persetujuan DPR.

Usai meresmikan Jalan Tol Soroja di Gerbang Tol Soreang, Senin (4/12) kemarin, Jokowi menyatakan Marsekal Hadi Tjahjanto layak mengisi jabatan Panglima TNI karena memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat.

"Saya meyakini beliau memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat dan bisa membawa TNI ke arah yang lebih profesional sesuai jati dirinya yaitu tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional," katanya.

Jokowi memastikan, penunjukkan Hadi sudah mengacu pada UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Di mana, pada pasal 13 ayat 4 disebutkan jabatan panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Sementara Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, Hadi bukanlah orang asing di mata Jokowi. Sebelum menjadi Kasau, Jokowi telah menunjuk Hadi menjadi Sekretaris Militer Presiden, kemudian diangkat menjadi Irjen di Kemenhan.

"Saya kira semua bukan orang asing buat Pak Jokowi ya. Kepala staf angkatan di TNI itu tentu tidak asing. Karena Presiden kan atasan masing-masing kepala staf termasuk Panglima TNI," kata Johan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/12).

Hadi Tjahjanto dilahirkan di Malang, Jawa Timur, 8 November 1963. Dia adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987. Berdasarkan Keputusan Presiden, pada 18 Januari 2017, Hadi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara.[mdk]

  berita Terkait
  • Polisi Tetap Proses Hukum Persekusi Ustaz Somad Meski Sudah Ada Permintaan Maaf

    2 jam lalu

    BOGOR, PESISIRONE.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto enggan berkomentar banyak soal penunjukkan dirinya menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti

  • Dakwaan Dibacakan, Praperadilan Setya Novanto Gugur Sudah

    3 jam lalu

    BOGOR, PESISIRONE.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto enggan berkomentar banyak soal penunjukkan dirinya menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti

  • Polisi Tangkap 5 Debt Collector Saat Tagih Utang di Kebon Jeruk

    3 jam lalu

    BOGOR, PESISIRONE.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto enggan berkomentar banyak soal penunjukkan dirinya menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti

  • Hasil Kasus Korupsi, Kejari Kembalikan Rp 9,2 Milyar ke Pemkab Rohil

    5 jam lalu

    BOGOR, PESISIRONE.com - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto enggan berkomentar banyak soal penunjukkan dirinya menjadi calon tunggal Panglima TNI pengganti

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2012 - 2017 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.