• Home
  • Nasional
  • Bupati Irwan Terima Anugrah Pesona Indonesia Tahun 2018, Festival Perang Air Pemenang I Kategori Wisata Terpopuler
Jumat, 23 November 2018 14:21:00

Bupati Irwan Terima Anugrah Pesona Indonesia Tahun 2018, Festival Perang Air Pemenang I Kategori Wisata Terpopuler

BAGIKAN:
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi saat menerima penghargaan berupa piagam dan tropi langsung diserahkan oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti.

JAKARTA, PESISIRONE - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi menerima Award Pesona Indonesia Tahun 2018 dari Kementrian Pariwisata RI. Anugerah itu diberikan atas terpilihnya Festival Perang Air (Cian Cui) Meranti sebagai pemenang I kategori Wisata Kreatif Terpopuler se-Indonesia, dalam acara Pesona Indonesia Tahun 2018 di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis malam (23/11/2018).

Penyerahan penghargaan berupa piagam dan tropi langsung diserahkan oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti kepada Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi.

Kegiatan itu dihadiri oleh Jajaran Pejabat Kementrian Pariwisata RI, Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia.

Bupati Kepulauan Meranti Irwan turut didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat SIP, Kabid Pariwisata Indra Yuni SH, Kabag Umum Sekwan DPRD Meranti Afrizal Dharma.

Seperti disampaikan pihak penyelenggara, Anugerah Pesona Indonesia merupakan penghargaan paling bergengsi yang diberikan oleh Kementrian Pariwisata kepada Pemerintah Daerah yang telah berhasil mengembangkan sektor pariwisata yang dibagi dalam berbagai kategori. Seperti Wisata terpopuler, Wisata Makanan, Objek Wisata Unik, Kampung Adat, Wisata kreatif, Wisata Sejarah, Dataran Tinggi Terpopuler dan lainnya sebanyak 18 kategori.

Penghargaan Anugerah Pesona Award yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata RI bersifat Independen dengan menggelar kampanye dan voting melalui sms dari bulan Juni-Oktober 2018 sebagai pertimbangan untuk penetapan pemenang.

Kementerian Pariwisata RI berharap, melalui kegiatan penghargaan tahunan yang telah dilaksanakan sejak 2006 itu, dapat membangkitkan apresasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia. Selain itu mendorong berbagai pihak untuk mempromosikan wisata Indonesia dilingkup Nasional maupun Internasional.

Sebagaimana diketahui Wisata Perang Air atau yang dikenal juga dengan Cian Cui di Kota Selatpanjang Kepulauan Meranti, dikatakan Bupati Irwan merupakan kebiasaan dari masyarakat Selatpanjang dalam bersuka cita merayakan Imlek yang diaplikasikan dengan siram-siraman air selama 6 hari berturut-turut dan Perang Air ini hanya ada 2 didunia.

Pertama di Kepulauan Meranti, dan kedua di Thailand. Selama pelaksanaan Cia Cui itu dari data yang dikeluarkan penyelenggara diikuti oleh belasan ribu orang yang berasal dari warga lokal dan keturunan Tionghoa dari mancanegara seperti Cina, Singapura dan lainnya. Selama itu berlangsung terjadi perputaran uang dipasaran hingga miliaran rupiah yang pastinya memberikan dampak besar bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Bersama Kepulauan Meranti, Provinsi Riau dengan Tanjak-nya juga meraih anugerah API kategori Cenderamata Terpopuler, dan Kabupaten Inhu dengan minuman Air Mata Pengantin Kategori Minuman Tradisional Terpopuler, dan Wisata Halal Terpopuler Gema Muharam untuk Kabuaten Inhil.

Dengan begitu, Bupati berharap, Festival Perang Air di Meranti ini dapat dikembangkan dan dikemas lebih baik lagi. Sehingga mampu menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun internasional untuk mengunjungi Meranti.

"Kita akan memberikan multiplayer efek yang besar bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang selama ini menjadi fokus Pemerintah Daerah," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Meranti Rizki Hidayat, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat dan segenap pihak terkait. Sehingga Festival Perang Air Meranti keluar sebagai pemenang wisata terpopuler di Indonesia.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.