• Home
  • Nasional
  • Baznas Award 2018, Bupati Irwan Jadi Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat
Kamis, 06 September 2018 10:44:00

Baznas Award 2018, Bupati Irwan Jadi Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat

BAGIKAN:
Kabag Humas dan Protokol Kepulauan Meranti, Hery Saputra.

SELATPANJANG, PESISIRONE.COM - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional terhadap perhatiannya dengan kebangkitan zakat di Kepulauan Meranti. Dia dinobatkan sebagai kepala daerah pendukung kebangkitan zakat oleh lembaga pengelola zakat nasional.

Kabag Humas dan Protokol Kepulauan Meranti, Hery Saputra mengatakan bahwa, dengan dukungan dan komitmen Bupati Irwan terhadap kebangkitan zakat, dia akan menerima penganugerahan Baznas Award 2018 oleh Badan Amil Zakat Nasional.

"Ya benar jika tidak ada aral melintang Jumat esok Baznas Pusat akan menyerahkan Baznas Award 2018 kepada Bupati Irwan. Penghargaan itu diberikan atas dukungan yang besar Bupati terhadap kebangkitan Zakat di Meranti," jelas Hery Saputra, Kamis (6/9/2018).

Penyerahan Baznas Award setelah Dewan Juri Baznas Award menetapkan Bupati Kepulauan Meranti sebagai penerima Baznas Award 2018 Kategori Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat. Penyerahan Award akan dipusatkan di Aula HM Rasjidi, Kemenag RI, Thamrin Jakarta Pusat.

Lebih jauh dijelaskan Hery, dari informasi yang disampaikan pihak Baznas Pusat, penganugrahan Baznas Award 2018 kepada Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara No. B-486/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2018 Sempena HUT RI Tahun 2018. Dimana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), melaksanakan penganugrahan Baznas Award tahun 2018.

"Penilaian yang dilakukan Baznas terhadap Kepala Daerah penerima Baznas Award 2018 ini bersifat Independen. Tim Baznas Pusat telah melakukan tahap penjaringan dari tanggal 9 sampai dengan 24 Agustus 2018 pada Baznas se-Indonesia, dari dari evaluasi mereka Meranti layak menerima Award," ujar Hery lagi.

Adapun indikator penilaian yang dilakukan oleh Baznas Pusat, dikatakan Hery, indikator penilaian dukungan Kepala Daerah dari aspek regulasi dan pendanaan, dari APBD kepada Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti.

Seperti diketahui, sejak 5 tahun terakhir, Pemkab Meranti telah menerapkan zakat penghasilan 2,5 persen terhadap pegawai dilingkungan Pemkab Meranti. Zakat ini dikelola langsung oleh Baznas Kepulauan Meranti untuk membantu masyarakat miskin yang berhak menerima zakat dan para siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Yang paling fenomenal adalah menyediakan transportasi laut untuk membantu mengatasi masyarakat miskin yang sakit seperti melahirkan atau sakit berat menuju daratan. Fasilitas ini juga sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat.

Aset Daerah berupa ambulan laut itu, sejauh ini telah berjumlah 7 unit, saat awal pengelolaan ambulan laut ditangani oleh Dinas Kesehatan. Namun dinilai kurang efisien karena biaya BBM sangat besar, dan jika masyarakat membutuhkan malam hari tidak bisa, karena waktu kerja PNS hanya sampai sore.

Dengan alasan itu, Pemkab Meranti mencari solusi dengan melakukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) dalam pengelolaanya.

Alhasil sejak dikelola oleh Baznas Meranti fasilitas ambulance laut ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Meranti yang sakit kapan saja, dan telah banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari itu.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.