• Home
  • International
  • Remaja RI, Faye Hasian Simanjuntak Masuk Nominasi Children's Peace Prize 2017
Selasa, 05 Desember 2017 22:54:00

Remaja RI, Faye Hasian Simanjuntak Masuk Nominasi Children's Peace Prize 2017

BAGIKAN:
Faye Hasian Simanjuntak (paling kiri), masuk 3 besar nominasi International Children's Peace Prize 2017 (Dok KBRI Den Haag)

JAKARTA, PESISIRONE.com - Lagi-lagi anak Indonesia menunjukkan prestasi di dunia internasional. Remaja putri ini masuk nominasi 3 besar International Children's Peace Prize 2017.

Dia adalah Faye Hasian Simanjuntak (15), yang terpilih masuk tiga besar nominasi untuk The International Children's Peace Prize 2017, dari 169 nominasi dari 55 negara, demikian disampaikan dalam rilis KBRI Den Haag yang diterima, Selasa (5/12/2017).

Faye dinominasikan oleh UNICEF Indonesia atas kontribusinya memperjuangkan perlindungan terhadap perempuan, khususnya anak, dalam melawan perdagangan perempuan dan eksploitasi seksual. Di usia 11 tahun, Faye Hasian telah mendirikan Rumah Faye, yayasan nirlaba yang bergerak di bidang penanganan perdagangan anak.

Selain Faye Hasian, terdapat 2 kandidat, yaitu Mohamad Al Jounde (16 tahun) dari Suriah dan Tymon Radzik (16 tahun) dari Polandia. Sebelumnya, ketiga kandidat telah diumumkan oleh Desmond Tutu, Nobel Laureate 1984, pada 15 November 2017.

The International Children's Peace Prize 2017 diraih oleh Mohamad Al Jounde, pengungsi asal Suriah di Libanon, atas kontribusinya memberikan kesempatan pendidikan melalui sekolah yang didirikannya bagi-bagi anak-anak pengungsi di Libanon. Pemenang mendapatkan dana proyek sebesar 100.000 euro, dan patung 'The Nkosi', yang akan diberikan langsung oleh salah satu dari Nobel Laureates. Untuk 2017, penghargaan The Nkosi diberikan langsung oleh Malala Yousafzai, Nobel Laureate 2014.

Remaja RI Masuk Nominasi Children's Peace Prize 2017

Foto: The International Children's Peace Prize 2017 diraih oleh Mohamad Al Jounde, pengungsi asal Suriah di Libanon. Penghargaan ini diberikan Malala Yousafzai, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2014 (Dok KBRI Den Haag)

Award Ceremony of the International Children's Peace Prize diselenggarakan di Ridderzaal/Hall of Knights, Binnenhof 11, Den Haag. Penghargaan ini diberikan tiap tahun kepada anak luar biasa yang tindakannya membuat perbedaan dalam memperbaiki hak anak di dunia. Tercatat Malala Yousafzai pernah menerima penghargaan International Children's Peace Prize pada 2013.

Meski tidak menang, masuknya Faye Hasian Simanjuntak dalam tiga besar nominasi merupakan prestasi anak bangsa Indonesia yang luar biasa.[dtc]

  berita Terkait
  • Rapat Lintas Komisi DPRD Bersama Pemkab Bengkalis Bahas Siaga Bencana Covid 19

    3 bulan lalu

    JAKARTA, PESISIRONE.com - Lagi-lagi anak Indonesia menunjukkan prestasi di dunia internasional. Remaja putri ini masuk nominasi 3 besar International Children's Peace Prize 2017.

  • Gerinda Bengkalis Buka Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Untuk Pilkada 2020

    8 bulan lalu

    JAKARTA, PESISIRONE.com - Lagi-lagi anak Indonesia menunjukkan prestasi di dunia internasional. Remaja putri ini masuk nominasi 3 besar International Children's Peace Prize 2017.

  • Tangani Karhutla, Polda Riau datangkan Drone Khusus dan Tim Ahli

    9 bulan lalu

    JAKARTA, PESISIRONE.com - Lagi-lagi anak Indonesia menunjukkan prestasi di dunia internasional. Remaja putri ini masuk nominasi 3 besar International Children's Peace Prize 2017.

  • Ketua DPRD Bengkalis Memimpin Langsung Rapat Paripurna Istimewa HUT Bengkalis Ke 507 Tahun 2019

    11 bulan lalu

    JAKARTA, PESISIRONE.com - Lagi-lagi anak Indonesia menunjukkan prestasi di dunia internasional. Remaja putri ini masuk nominasi 3 besar International Children's Peace Prize 2017.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.