Kamis, 07 Desember 2017 13:52:00

Rampok Bersenpi Gasak 3 Kg Emas, Korbannya Dibuang di Simpang Maredan

BAGIKAN:
Ilustrasi

PEKANBARU, PESISIRONE.com - Aksi kejahatan semakin hari semakin mengerikan saja. Mereka semakin berani beraksi menggunakan senjata api dan korban yang diincar pun tak lagi saat sendirian.

Seperti yang dialami tiga orang usai berdagang emas di Pasar Langgam. Informasi yang diperoleh RIAUONLINE.CO.ID pada Kamis, 7 Desember 2017, ketiga korban merupakan pedagang emas dari Pekanbaru bernama Firdaus, M Nasir dan Wati.

Pada hari Rabu, 6 Desember 2017 sore, sekitar pukul 18.30 WIB, ketiganya berniat pulang berdagang emas dari Pasar Langgam menuju Pekanbaru. Ketiganya menggendarai satu unit mobil Toyota Avanza.

Namun, saat tiba kurang lebih 200 meter dari simpang Muara Sako, Jalan Lintas Timur, Pelalawan, mobil korban dihadang mobil sejenis, Toyota Avanza bewarna hitam dengan plat BM 1627 RA.

Tiba-tiba saja, kaca depan sebelah kanan mobil korban dipecahan dengan menggunakan senjata api rakitan jenis Revolver. Kemudian empat orang pelaku yang masing-masing membawa senjata api warna putih yang diduga rakitan, masuk ke mobil korban.

Mereka mengikat ketiga korban sambil memukul dan mengambil barang-barang milik korban dengan total tiga kilogram emas serta uang senilai Rp 160 juta.

Dari korban Firdaus, perampok menggasak 1 Kg emas berbagai bentuk dan uang tunai Rp 80 juta serta satu unit smartphone Redmi. Lalu dari korban M Nasir berhasil digasak emas seberat 2 Kg dan uang tunai Rp 80 juta serta satu unit handphone Samsung lipat. Terakhir dari korban Wati berhasil diperoleh satu unit handphone Samsung lipat.

Ketiga pelaku dalam kondisi terikat dan mulut dilakban dibawa oleh pelaku dengan menggunakan mobil korban. Sesampainya di Simpang Maredan KM 4, Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, ketiganya lalu dibuang.

Atas peristiwa ini, korban lalu mendatangi Polsek Tenayan Raya untuk membuat laporan. Setelah dimintai keterangan dan TKP perampokan berada di wilayah Kabupaten Pelalawan, para korban pun arahkan untuk melapor ke Polsek Langgam, Polres Pelalawan.

Meski lokasi perampokan tidak berada di wilayah Polsek Tenayan Raya, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak Polsek Langgam untuk memburu kawanan perampok.[roc]

  berita Terkait
  • Percaya Mimpi Jadi Motif Pelaku Bakar Istana Siak

    satu bulan lalu

    PEKANBARU, PESISIRONE.com - Aksi kejahatan semakin hari semakin mengerikan saja. Mereka semakin berani beraksi menggunakan senjata api dan korban yang diincar pun tak lagi saat

  • Batas Akhir Pendaftaran Balon Gubri Malam ini. Lho, Kemana Haris-Yopi?..

    satu bulan lalu

    PEKANBARU, PESISIRONE.com - Aksi kejahatan semakin hari semakin mengerikan saja. Mereka semakin berani beraksi menggunakan senjata api dan korban yang diincar pun tak lagi saat

  • Pasca Insiden, Istana Siak Kembali Dibuka

    satu bulan lalu

    PEKANBARU, PESISIRONE.com - Aksi kejahatan semakin hari semakin mengerikan saja. Mereka semakin berani beraksi menggunakan senjata api dan korban yang diincar pun tak lagi saat

  • Situs Sejarah di Istana Siak Dibakar OTK

    satu bulan lalu

    PEKANBARU, PESISIRONE.com - Aksi kejahatan semakin hari semakin mengerikan saja. Mereka semakin berani beraksi menggunakan senjata api dan korban yang diincar pun tak lagi saat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.