Sabtu, 25 Mei 2019 22:01:00

Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Waspada Dengan Kejahatan Bermotif Ekonomi

BAGIKAN:
Tokoh masyarakat, Hanafi.

MERANTI, PESISIRONE.COM - Masyarakat Kepulauan Meranti diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di bulan puasa Ramadhan ini. Terlebih jelang Lebaran yang kerap diiringi meningkatnya aksi kejahatan bermotif ekonomi.

Hal itu sebagaimana diungkapkan salah satu tokoh masyarakat di Kepulauan Meranti, Hanafi, Sabtu (25/5/2019). Ia mengingatkan kepada masyarakat saat berbelanja agar tidak berlebihan membawa barang berharga, yang bisa jadi pemicu tindak kejahatan.

"Khususnya bagi ibu-ibu yang melakukan kegiatan berbelanja, agar tak menggunakan perhiasan yang berlebihan," katanya.

Menurut dia, penampilan yang mencolok dengan barang berharga di badan tentunya dapat mengundang hasrat para pelaku kejahatan.

"Yang terpenting tetap waspada, sebab akan banyak kejahatan yang timbul jelang lebaran. Demi memenuhi kebutuhan untuk lebaran apa saja bisa dilakukan bagi orang yang ingin melakukan kejahatan," terangnya.

Selain itu, aksi kriminal lainnya seperti pencurian kendaraan bermotor juga patut diwaspadai. Apalagi pelaku kerap memanfaatkan kelengahan warga ketika melaksanakan Shalat Tarawih.

"Modus pelaku biasanya memantau tempat yang sepi ditinggal penghuninya Tarawih. Makanya pastikan pagar rumah terkunci dan motor yang ditinggal kalau bisa dibawa masuk ke dalam, jangan diteras jika rawan curanmor," jelasnya.

Hanafi pun berharap, seluruh warga Kepulauan Meranti agar dapat menjaga kondusifitas jelang Lebaran dan tidak euforia secara berlebihan, hingga berakibat terganggunya ketertiban ditengah masyarakat.

Selain itu, Hanafi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar selalu menjaga sikap keharmonisan dan persaudaraan. Dalam momen hari Raya Idul Fitri 1440 H annti merupakan momen yang tepat untuk saling bermaaf-maafan.

"Tali persaudaraan itu harus kita jaga dengan menanamkan sifat kerharmonisan antara sesama masyarakat. Jangan sampai terpicu dengan hal yang bisa menyebabkan perpecahan, sehingga terjadi konflik sosial," tutur dia.(mad)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2019 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.