Minggu, 29 Maret 2020 12:56:00

Kaderismanto Minta Pengembalian ODP Oleh Pemkab Bengkalis Di Tinjau Ulang

BAGIKAN:
Internet

BENGKALIS, PESISIRONE.com - Dalam upaya memutus mata rantai covid 19 di kabupaten Bengkalis ada beberapa hal yang perlu di pertimbangkan dan ditinjau ulang oleh pemkab Bengkalis, terutama terkait pengembalian warga Bengkalis yang baru datang kembali dari negara Malaysia, dimana  dikategorikan ODP, ke rumah masing - masing, dimana sebelumnya dilakukan karantina sesuai dengan SOP yang ada.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Kaderismanto, yang akrab disapa Kade, disampaikan kepada Pesisirone.com, melalui rilisnya, Minggu (29/3/20).

Diantaranya dengan tetap melakukan karantina sesuai SOP kesehatan terhadap semua orang yang baru pulang dari luar daerah yang masuk dalam zona merah covid 19, apakah itu dari luar negeri atau dari daerah lain di Indonesia.

Sehingga karantina dapat di bagi menjadi 2 kategori, masih lanjutnya,  yaitu zona merah dengan mengalami keluhan kesehatan dan tidak mengalami keluhan kesehatan.

" Apabila ada yg mengalami keluhan terhadap ciri dari dampak covid 19 maka wajib di karantina sesuai SOP kesehatan dan yang tidak mengalami keluhan tentu saja dapat dikategorikan ODP dan mengisolasi diri dari rumah, " ujanya.

Kemudian Kade juga menegaskan agar Pemkab Bengkalis dapat memberikan insentif fasilitas kesehatan dan tambahan uang puding kepada seluruh petugas medis terutama pasukan medis di garda terdepan yang memberikan pelayanan di seluruh rumah sakit, puskesmas, puskesdes dan pustu di Kabupaten Bengkalis, sesuai dengan pemetaan dampak dan ODP civid 19 ada.

Dan kepada Plh Bupati agar aktif melakukan kordinasi ke atas agar semua kepentingan APD dan perlengkapan lain yang dibutuhkan oleh tenaga medis kita dapat benar - benar  siap untuk melawan wabah ini.

" Seperti salah satu nya RAPID TEST yg sampai sekarang masih kosong di semua Rumah Sakit rujukan di Bengkalis ini, oleh karena itu kembali kita harapkan agar ada kordinasi yang terus menerus oleh PLH Bupati dengan semua stack holder, untuk memastikan kondisi riil di lapangan, " katanya.

Selanjutnya terkait dengan penetapan status siaga bencana yang telah ditetapkan, sebaiknya di evaluasi secara suistenable dengan perkembangan kondisi realitas di lapangan yang terupdatekan, karena  pemerintah pusat sudah memperpanjang hingga 29 Mei mendatang, karena dengan evaluasi secara berketerusan, kita akan mengetahu kondisi terkinikan, sehingga apabila status bencana meningkat maka kita harus segera  ditingkatkan status bencana menjadi tanggap darurat.

" Tentang penutupan akses pemulangan masyarakat Bengkalis yg ada di negeri Jiran Malaysia atau Singapura, sebaiknya di tinjau ulang dan diberikan waktu dengan pengumuman resmi melalui KBRI dan pihak terkait untuk mereka saudara kita yg ingin kembali ke kampung halaman dapat kembali, dan dapat di data dan diperhatikan dengan SOP kesehatan, jangan sampai akses pemulangan di tutup sehingga mereka kembali melewati jalur tidak resmi sehingga tidak terdata dan sangat sulit untuk petakan apakah mereka berdampak terhadap covid 19 atau tidak, " tegasnya.

Masih jelasnya, bahwa ada beberapa hal yang tentu harus menjadi pertimbangan mendalam bagi pemerintah daerah agar Bengkalis dapat menekan dampak virus yg sangat meresahkan masyarakat kita ini.

Dimintanya juga, agar Pemda dapat melakukan sosialisasi secara terpadu dan terus menerus untuk memberikan pemahaman KPD masyarakat terkait dengan SOP melawan covid 19 ini.

Himbauan pemerintah kepada masyarakat agar tetap bekerja dan beraktivitas dari rumah sudah tentu akan mengurangi pendapatan masyarakat yang mereka tak dapat penghasilan jika tidak bekerja di luar rumah.

Untuk itu Kade secara tegas juga meminta kepada Pemkab Bengkalis segera merumuskan dan keluarkann  kebijakan pemerintah daerah ntuk memberikan insentif kesejahteraan dlm bentuk bantuan sembako terutama kepada masyarakat yg kurang mampu, yang tentunya sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Ini harus menjadi perhatian Pemkab ntuk dapat meringankan beban masyarakat.

Seraya Kade mengajak kita semua, agar jangan takut apalagi stres menghadapi wabah ini, karena sesungguhnya menjaga kesehatan dan kebersihan dengan cara menstabilkan Imun dan daya tahan tubuh serta cuci tangan, jaga jarak, jangan berkumpul dengan jumlah orang yang banyak dan pakai masker, serta hindari kontak dengan org yg sedang dalam pengawasan pihak medis, perbanyak makan sayur dan buah-buahan,  insyaAllah semua dpt di atasi dgn baik.

" Semoga Allah Tuhan yg maha esa selalu melindungi kita semua,dan Mari kita bermohon kepada Allah dalam setiap sholat Dan doa kita agar wabah ini segera Allah Angkat dari Bumi ini sesungguhnya dia datang dari nya dan kepadanya pula dia (covid 19 ) Akan kembali, Aamiin, " pungkas Kaderismanto. (Red)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.