• Home
  • Advertorial
  • Pembangunan di Desa Tanjungsamak Sudah Berkembang Signifikan
Senin, 15 April 2019 12:11:00

Pembangunan di Desa Tanjungsamak Sudah Berkembang Signifikan

BAGIKAN:
Foto : Rahmad
Kondisi Jalan Sudirman di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah di base C.

MERANTI, PESISIRONE.COM - - Kondisi wilayah di Desa Tanjung Samak, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau sudah banyak mengalami perubahan. Hingga saat ini, Pemerintah terus berupaya melakukan peningkatan desa tersebut menjadi perdesaan yang lebih maju kedepan.

Salah satunya yang menjadi fokus utama Pemkab Kepulauan Meranti pada infrastruktur jalan poros ditubuh desa. Selain itu, dibidang pendidikan dan kesehatan juga tak luput dari perhatian. Sebab ketiga sektor pembangunan itu menjadi rantai prioritas untuk mencapai kemajuan suatu perdesaan.

Sebagaimana diungkapkan Kepala Desa Tanjungsamak, Arfai saat berbincang-bincang dengan awak media, Senin (15/4/2019), Desa Tanjungsamak semakin berkembang setelah infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan terjadi peningkatan secara optimal. Sentuhan pembangunan yang direalisasi oleh Pemerintah ke desa tersebut pun dapat dirasakan masyarakat setempat.

"Untuk sementara baru infrastruktur jalan, kesehatan, dan pendidikan. Sebab 3 sektor itu yang semakin tampak peningkatannya. Kalau dari masyarakat, sangat mendukung dari sisi pembangunan itu, karna progres itu yang diharapkan oleh masyarakat disini," ujarnya.

Seperti kondisi jalan poros yang dulu masih semenisasi berskala kecil, kata Arfai kini sudah diperlebar lagi dengan penambahan material pasir dan batu (Base C). Akses transportasi pun dapat dengan leluasa dirasakan masyarakat dari dampak pelebaran jalan tersebut, walaupun agak sedikit berdebu ketika diterpa musim panas.

"Kegiatan base c untuk jalan itu, kedepannya peningkatan volumenya kita harapkan bisa ditambah lagi. Untuk saat ini, base pasir dan batu baru sepanjang 4 kilometer setengah yang dilakukan. Sebab berdasarkan dari hasil musrenbang beberapa waktu lalu itu, kita minta untuk lingkar wilayah pusat desa dapat secepat mungkin terealisasi agar di base semua," terang dia.

Menurut dia, Pemkab Kepulauan Meranti sangat perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan poros di Desa Tanjungsamak. Hal itu mengingat desa di Kecamatan Rangsang tersebut termasuk wilayah perbatasan lokasi prioritas (lokpri) untuk daerah terluar di Indonesia.

"Tapi untuk melaksanakan kegiatan ini kan butuh dana yang sangat besar, tidak hanya cukup perhatian dari Kabupaten saja, namun harus mendapat suntikan kucuran dana dari Provinsi atau Pusat. Makanya pihak Pemerintah Desa bekerjasama dengan Pemkab Kepulauan Meranti untuk menyampaikan hal ini dari Bapedda dan diteruskan ke Pemerintah Pusat," jelas Arfai.

Diakuinya untuk tahun 2019 ini, ada dua desa yang mendapat pembangunan jalan tahap hotmix (aspal goreng) di Kecamatan Rangsang. Namun saat ini baru difokuskan untuk di Desa Repan dan Desa Gemala Sari terlebih dahulu.

"Program ini kan untuk jalan lintas timur di Kecamatan Rangsang, jadi kita sepakat dengan usulan itu untuk menyatukan jalan antar desa. Sementara Desa Tanjungsamak belum lagi, Insya Allah rencana tahun 2020 dapat terealisasi," kata Arfai.

Tak hanya itu, Arfai pun mengakui pelayanan kesehatan di Desa Tanjungsamak sudah cukup membaik. Selain dengan adanya Puskemas Tanjungsamak, desa itu juga memiliki fasilitas seperti ambulan laut. Alat transportasi yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional Kepulauan Meranti tersebut difokuskan untuk membantu masyarakat yang sedang dalam kondisi darurat.

"Kondisinya sudah maksimal, hanya saja biasanya masyarakat kita kalau merujuk itu rutin ke Kabupaten Karimun dengan menggunakan ambulan laut Baznas, tapi ada juga yang pakai ferry. Karena kebanyakan dari permintaan dari keluarga pasien itu sendiri. Apalagi masyarakat juga tahu ada kerjasama antara Pemkab Kepulauan Meranti dan Kabupaten Karimun disektor kesehatan. Disitu ada rumah persinggahan yang sudah disediakan oleh Pemkab Kepulauan Meranti di Karimun," jelasnya.

Jika dilihat dari sudut pendidikan, lanjut Kades Tanjungsamak itu, upaya Pemkab Kepulauan Meranti sangat diapresiasi oleh masyarakat. Bagaimana tidak, Desa Tanjungsamak tempo dulu belum memiliki fasillitas bangunan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), namun saat ini sudah dibangun oleh Pemkab Kepulauan Meranti.

"Dibanding dulu sekarang lebih mudah lah. Yang jelas dari sisi pembangunan tingkat pendidikan dalam proses mengajar sudah baik, iya walau pun belum seutuhnya maksimal seperti daerah lainnya, setidaknya sudah mengimbangilah. Karena telah didukung dengan fasilitas seperti laboratorium dan ruangan komputer," tutur Arfai.

"Sekolah yang dibangun oleh Pemkab Kepulauan Meranti adalah SMAN 1 Rangsang. Keberadaannya terletak ditengah Desa Tanjungsamak. Kondisinya 80 persen sudah maksimal," tambah dia lagi.

Dengan adanya sekolah tersebut, Arfai mengakui anak-anak di Desa Tanjung Samak antusias untuk melanjutkan jenjang sekolah didalam desa. Namun ada juga masyarakat yang menyekolah anaknya di luar, karena dianggap mampu dalam pembiayaannya.

"Walaupun sudah dibangun fasilitas, kepsek waktu itu juga sempat mengusul agar sekolah tersebut dilakukan penambahan lokal lagi. Karena mengingat semakin bertambah anak-anak yang sekolah tiap tahun. Tak hanya itu, perlu juga upaya untuk kenyamanan mengajar bagi siswa dengan membangun pagar kawasan sekolah, itu yang kita untuk diharapkan," kata Kepala Desa Tanjungsamak itu.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2019 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.