• Home
  • Advertorial
  • Masyarakat Harus Bijak Terhadap Informasi Hoax Soal Corona
Kamis, 19 Maret 2020 09:26:00

Masyarakat Harus Bijak Terhadap Informasi Hoax Soal Corona

BAGIKAN:
Foto : Rahmad Santoso
Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Msi berbincang-bincang bersama Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, dr Misri.

MERANTI, PESISIRONE.COM - Seiring bertambahnya suspect atau yang diduga terjangkit Virus Corona disejumlah negara diberbagai belahan dunia, masyarakat di Meranti perlu bijak dan berhati-hati dalam mencerna informasi. Pasalnya banyak informasi yang menyajikan isu tidak sesuai dengan fakta kejadian yang ada (hoax).

Hal itu sebagaimana diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, disela-sela meresmikan perumahan dokter spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti, beberapa waktu lalu. Ia menyarankan agar masyarakat lebih cerdas mencerna informasi dari sumber yang terpercaya.

"Saya berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan, sehingga membuat situasi dan kondisi menjadi mencekam," kata Bupati Irwan.

Ia menilai banyak informasi yang membuat masyarakat menjadi salah mengambil keputusan. Dicontohkan dia seperti Kota Pekanbaru, banyak orang yang menggunakan masker kesehatan. Padahal daerah tersebut masih dinyatakan aman dari Virus Corona, namun dibuat mencekam seperti sudah terjangkit.

Saat dirinya ingin pulang dari Pekanbaru dan bertolak ke Tanjung Buton, Siak menggunakan mobil, ia melihat anak-anak sekolah berjalan kaki ditepi kebun sawit sambil menggunakan masker. Hal tersebut diakuinya, kurang edukasi terhadap masyarakat soal isu Virus Corona.

"Saya pikir hal ini mungkin perlu diedukasi kembali. Karena berdasarkan dari sumber terpercaya yang saya dapat, yang lebih penting menggunakan masker itu adalah untuk orang yang mengidap penyakit, bukan orang yang belum sakit," terang Bupati.

Dengan kesempatan ini, kata dia, jadi banyak orang yang mengumpulkan masker untuk diperjualbelikan. Untuk itu, dia meminta pihak terkait seperti Dinas Kesehatan dan RSUD Kepulauan Meranti untuk mengawasi peredaran masker tersebut.

"Saya tidak mau mendengar di Meranti ada oknum petugas kita yang malah mengumpulkan masker dan menjualnya dengan harga yang mahal. Ini merupakan sebuah kejahatan, dan saya minta pihak kepolisian untuk menindaktegas jika ada yang melakukan," pinta Irwan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, dr Misri Hasanto juga mengingatkan masyarakat, khususnya di kabupaten termuda di Riau itu. Ia meminta masyarakat agar tidak khawatir yang berlebihan, sehingga menimbulkan keresahan.

"Kita akan melakukan pengawasan dan antisipasi oleh seluruh instansi terkait. Jadi jangan khawatir," pungkasnya.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.