• Home
  • Advertorial
  • Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun 2020, Asisten I Meranti Minta CPNS Menjadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Rabu, 24 Juni 2020 13:53:00

Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun 2020, Asisten I Meranti Minta CPNS Menjadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

BAGIKAN:
Foto : Istimewa
Asisten I Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti, Rosdaner didampingi Kepala BKD Kepulauan Meranti, Alizar saat mengalungkan tanda peserta kepada CPNS.

MERANTI, PESISIRONE.COM Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Meranti menggelar Pelatihan Dasar (Latsar) untuk CPNS Golongan II dan III di lingkungan Pemkab Meranti. Pada kesempatan itu Bupati yang diwakili oleh Asisten III Rosdaner SPd, berharap kepada para CPNS dapat menjadi pelayanan masyarakat yang berintegritas.

Pembukaan Latsar ini dipusatkan di Aula Biru Kantor Bupati, Rabu (24/6/2020).Turut hadir dan mengikuti acara Kepala BPSDM Provinsi Riau Drs H Joni Irwan MSi, Anggota DPRD Meranti M Amin, para Widyaiswara Provinsi Riau, Kepala Badan Kepegawaian Meranti Alizar SSos MSi, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Misri Hasanto, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, serta puluhan CPNS Golongan II dan III dilingkungan Pemkab Meranti.

Pembukaan Latsar CPNS Meranti Tahun 2020, langsung dilakukan oleh Asisten III Rosdaner didamping Kepala BKD Meranti Alizar yang ditandai dengan pemasangan tanda peserta kepada perwakilan CPNS.

Untuk diketahui, Latsar CPNS di lingkungan Pemkab Meranti kali ini berbeda dari biasanya karena dilakukan secara daring melalui video conference. Seperti dijelaskan oleh Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala BKD Meranti Alizar, pelatihan secara daring terpaksa dilakukan karena melihat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang sangat perlu diwaspadai. Namun meski pelaksanaan Latsar ini dilakukan secara daring atau jarak jauh tapi tidak mengurangi maksud dan tujuan serta mutu kegiatan dan yang paling penting dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Latsar CPNS Tahun 2020 ini diikuti oleh 214 orang peserta dengan rincian 162 orang golongan III dan 52 orang golongan II. Nantinya para peserta akan mengikuti pembelajaran selama 51 hari mulai dari tanggal 24 Juni - 2 September 2020.

Dengan pembagian 18 hari belajar melalui Vidcome menggunakan Zoom Meeting, dilanjutkan aktualisasi ditempat kerja dan diakhiri dengan ujian selama 3 hari.

Menyikapi kegiatan ini, Asisten III Rosdaner mengatakan, sesuai dengan UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, kegiatan Latsar CPNS ini sangat penting untuk membangun, integritas, moral, kepribadian serta jiwa Nasionalisme ASN.

"Kita berharap melalui latihan dasar ini dapat membentuk ASN yang memiliki pengetahuan, terampil serta penuh rasa tanggungjawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat," ujar Rosdaner.

Selain itu melalui pelatihan dasar ini dapat membentuk kedisiplinan dan profesionalitas penyelenggara negara yang memiliki peran penting sebagai agen pembaharuan.

"Dengan begitu dapat bertindak dengan cepat, tepat dan benar dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah," jelasnya lagi.

Selanjutnya Rosdaner berpesan jangan sampai gara-gara terlalu bangga menjadi PNS justru mengikis semangat sebagai abdi negara yang notabene merupakan pelayan masyarakat.

"Itu merupakan pemahaman yang keliru dan jangan sampai terjadi karena itu dapat menjadi sebuah indikator kinerja PNS," tegasnya.

Tak hanya itu, Rosdaner juga mengingatkan kepada ASN untuk selalu bersifat jujur, berdaya guna serta penuh tanggungjawab sebagai abdi negara dan yang tak kalah penting taat dan patuh kepada UUD 45 dan Pancasila.

"Galilah sebanyak-banyak informasi sebagai bekal menjadi Aparatur yang siap memberikan yang terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala BPSDM Provinsi Riau, Drs Joni Irwan MSi,. Dikatakannya pelatihan dasar wajib ini merupakan kegiatan yang harus diikuti oleh CPNS untuk memberikan bekal pengetahuan sebagai abdi masyarakat sehingga mampu menjadi PNS yang handal terutama di era globalisasi seperti saat ini.

"Apalagi di era globalisasi saat ini sangat dibutuhkan keterampilan dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan fungsinya dengan tetap menjauhi korupsi, kolusi dan nepotisme," ujarnya.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.