Rabu, 18 Maret 2020 09:10:00

Kepala Desa Diminta Hati-hati Gunakan ADD

BAGIKAN:
Foto : Rahmad Santoso
Wabup Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim saat memberikan arahan kepada Kepala Desa.

MERANTI, PESISIRONE.COM - Seluruh Kepala Desa di Kepulauan Meranti diminta untuk berhati-hati dalam menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD). Jika melakukan kesalahan, siap-siap untuk berurusan dengan hukum yang berlaku.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Bidang Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kepulauan Meranti, Darwis, beberapa waktu lalu. Dia menegaskan, agar kades dapat menjalankan tugas dan fungsi kewenangannya sesuai dengan perundang-undangan yang transparan, partisipastif, serta akuntabel dalam mewujudkan desa mandiri dan sejahtera.

"Sudah diingatkan secara terus-menerus soal penggunaan ADD ini. Kita tidak mau sampai kades tersandung hukum akibat lalai merealisasikan uang tersebut," ujar Darwis.

Untuk mewanti-wanti itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim kembali mengingatkan dalam pengelolaan ADD. Setiap kades jangan sampai keliru karena sekecil apapun kesalahan yang terjadi dapat menjerat kades ke ranah hukum.

"Saya minta kades jangan sampai tergoda oleh dana desa yang saat ini cukup besar mencapai Rp2 milyar. Walau tak ada niat tapi karena ada kesempatan bisa khilaf, dan hal ini sangat perlu saya ingatkan," katanya, Selasa (25/2/2020)

Agar selamat dalam mengelola ADD, Wabup Said Hasyim memberikan tips kepada seluruh kades. Terpenting itu, setiap kades harus pasang niat ikhlas namun juga harus diiringi dengan pengetahuan dan keterampilan.

"Pasang niat ihklas yang disertai dengan pengetahuan. Karena penyaluran dana desa sudah melalui sistem online (daring) yang dipantau dan diawasi oleh BPK, serta aparat penegak hukum lainnya," jelas Wabup.

Meski banyak yang mengawasi, ia menyarankan agar kades jangan takut mengelola daba desa. Karena jika takut akan menghambat kreativitas yang berujung pada terkendalanya pembangunan desa.

"Jika tidak diindahkan barulah kasus yang terjadi dilimpahkan ke penegak hukum untuk diproses. Ini sesuai dengan intruksi Presiden agar tidak menghilangkan kreativitas kades dalam berbuat untuk masyarakat," tambahnya.

Oleh karena itu, mantan Sekda Siak itu meminta kades untuk meningkatkan inovasi dan kreasi dalam membangun desa. Jalankan program yang dapat mensejahterakan masyarakat di desa.

"Jalankan programnya, jangan pilih kasih dan bertindaklah sebagai pemersatu masyarakat," ujar Wakil Bupati Kepulauan Meranti itu.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.