Kamis, 19 Maret 2020 19:55:00

Jembatan Selat Rengit Butuh Perhatian Pemerintah Pusat

BAGIKAN:
Foto : Rahmad Santoso
Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi.

MERANTI, PESISIRONE.COM - Belum ada kejelasan soal kelanjutan pembangunan Jembatan Selat Rengit (JSR) di Kepulauan Meranti. Sejak mangkrak pada 2014 silam, Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi berencana akan melanjutkan pembangunannya pada 2016 lalu, namun batal.

Menurutnya hal itu bukan tanpa sebab, pembangunan mega proyek itu menelan anggaran sekitar Rp447 milyar, dan terjadi peningkatan biaya sekitar Rp670 milyar setelah dilakukan perhitungan ulang melalui review design. Sehingga dengan anggaran tersebut, APBD Meranti tidak mampu dibebankan.

"Dengan kondisi sekarang, biaya pembangunan sangat mahal. Waktu itu dengan anggaran sekitar Rp447 milyar, kita paksa agar bisa dikerjakan," ungkap Bupati Irwan, beberapa waktu lalu.

Namun jembatan yang menghubungkan antara Pulau Tebingtinggi dan Pulau Merbau itu tidak bisa dilanjutkan. Banyak kendala terjadi, sehingga jembatan tersebut terpaksa terbengkalai sembari menunggu perhatian dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

"Banyak hambatan-hambatan, sehingga terkendala. Kalau mengandalkan APBD Meranti, saya pikir tidak mungkin bisa lagi proyek itu dilaksanakan. Oleh karena itu, kita terus melakukan komunikasi ke pemprov dan pusat agar (proyek) ini dibantu," ujar Irwan.

Bupati sangat menyayangkan sampai saat ini belum ada perhatian yang jelas oleh pemprov dan pusat. Menurutnya, Kepulauan Meranti merupakan bagian dari Provinsi Riau yang sangat butuh perhatian. Karena masih banyak memiliki kekurangan yang tidak bisa dicapai dengan anggaran terbatas.

Dia menilai seperti Kabupaten Siak banyak jembatan-jembatan mewah. Sementara di Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru itu tidak ada sungaipun tapi bisa ada jembatan ditengah kota.

"Kok kita yang jelas memiliki selat yang sempit dan banyak masyarakat di pulau-pulau Meranti yang miskin, tapi tidak bisa dibangun. Ini sungguh terlalulah menurut saya," ungkap orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu.

Katmuji, salah seorang warga Pulau Merbau mengakui, sangat butuh perhatian serius dan terarah bagi program pembangunan di Pulau Merbau. Ia berharap Pemerintah Daerah bisa mewujudkan pembangunan jembatan selat rengit, agar perekonomian masyarakat bisa tumbuh dengan baik.

"Perhatian Pemkab menjadi kebutuhan penting kami saat ini. Wujudkanlah pembangunan akses penyeberangan kami. Biar sejalan dengan upaya kami untuk memperbaiki ekonomi," tuturnya berharap.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2020 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.