• Home
  • Advertorial
  • Dedi Putra Sebut Pengoperasian Roro Insit Jangan Sampai Mengecewakan
Kamis, 02 Mei 2019 14:57:00

Dedi Putra Sebut Pengoperasian Roro Insit Jangan Sampai Mengecewakan

BAGIKAN:
Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi

MERANTI, PESISIRONE.COM - Roro Desa Insit Laut, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti disebut-sebut akan jadi akses penghubung menuju ke Kota Pekanbaru. Pasalnya dalam waktu dekat, Roro tersebut akan dioperasikan.

Proyek yang menelan anggaran sekitar 140 milyar dari APBN tahun 2017-2018 itu akan membuka dua akses penghubung ke wilayah ke Pecah Buyung, Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat dan ke Tanjung Buton, kabupaten Siak. Apalagi saat ini masyarakat sangat mengharapkan Roro itu bisa menjadi salah jalan alternatif, bagi transportasi darat yang dapat menghubungkan Kabupaten Kepulauan Meranti ke Kota Pekanbaru, Riau.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi sangat bangga Roro Desa Insit itu bakal dioperasikan. Inisiatif Pemkab Kepulauan Meranti dalam percepatan dan penuntasan pembangunan itu, kata Dedi patut diapresiasi.

Karena upaya Pemkab Kepulauan Meranti dalam menunaikan keinginan masyarakat yang selama ini dinantikan dapat tersegerakan. Meski begitu, ia berharap Roro tersebut jangan sampai mengecewakan akibat ada hal yang belum terselesaikan setelah pengoperasian nanti. Salah satunya soal izin trayek ke Tanjung Buton.

"Kita ingin memastikan izin trayek dari Insit ke Buton itu apakah sudah ada atau belum. Karena setahu kita di DPRD kemaren itu , hanya dari Desa Insit ke Pecah Buyung saja. Jadi kita minta hal ini jangan menjadi salah satu penghambat bagi keinginan kita semua, agar transportasi mobil itu bisa berjalan dari Pekanbaru menuju ke Desa Insit," ungkapnya, Selasa (30/4/2019).

Selain itu, kata Politisi Partai PPP itu, yang perlu diperhatikan yaitu jalan pertama dari ponton ke dermaga hingga keluar, dipastikan tidak ada kendala. Kemudian dari jalan keluar di Jalan M Yakup menuju ke jalan utama yakni, Jalan KH Afandi, Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat perlu dimaksimalkan.

"Ada dua kategori pembangunan jalan yang harus dimaksimalkan, sebab jalan mengarah ke Roro itu masih berkondisi base pasir dan batu. Kemudian lahan untuk parkir mobil juga belum ada, karena sampai hari ini kita lihat belum disentuh pembangunannya. Oleh karena itu, kita berharap bulan puasa ini bisa clear (selesai) semua pembangunannya," tutur Dedi Putra.

Oleh karena itu Dedi menegaskan, terkait izin trayek tersebut jangan sampai terganggu akibat persiapan jalan yang sepenuhnya belum terealisasi. Dia juga sudah mendesak Pemkab agar pembangunannya bisa dipercepat.

" Roro ini menjadi harapan masyarakat agar akses dari Selatpanjang bisa ke Pekanbaru. Tapi dengan kondisi seperti ini tentu ada banyak hal yang harus dipenuhi menjadi kendala. Tapi bagaimana pun izin trayeknya tetap harus ada," ungkap Dedi.

Anggota DPRD yang akan masuk masa jabatan tiga periode itu juga mengakui, Pemkab Kepulauan Meranti akan mengoperasikan Roro Desa Insit Laut itu sebelum Hari Raya Idul Fitri nanti.

" Kalau kita meggunakan pada hari raya, seharusnya izinnya itu harus cepat diurus. Jadi kalau Pemda mengoperasikan Roro ketika izin trayek belum terwujud, masyarakat pasti akan kecewa. Oleh sebab itu pastikan betul-betul, izin yang paling penting, kalau izinnya sudah ada tentu jalannya lagi kita tingkatkan," terangnya.

Ketika ditanya soal kelaikan pembangunan Roro Desa Insit Laut untuk dioperasikan, kata Dedi sudah sangat laik."Kelengkapannya saja yang belum, kalau itu sudah laik. Karena kita minta jangan sampai bangunannya sudah layak, tapi ada hal penting lainnya ada yang belum selesai," tutup anggota DPRD Kepulauan Meranti itu.(adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2019 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.