• Home
  • Advertorial
  • Bupati Irwan Teken MoU Program Kemitraan Bapak Angkat Dalam Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Peranap
Selasa, 13 Maret 2018 15:25:00

Bupati Irwan Teken MoU Program Kemitraan Bapak Angkat Dalam Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Peranap

BAGIKAN:
Rahmad
Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, melakukan penandatanganan MoU Program Kemitraan Pola Bapak Angkat dalam Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Peranap antara Kelompok Tani Kenunduk Putih dengan Sugiharto Tanuwidjaya.

TEBINGTINGGI BARAT, PESISIRONE.com - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, melakukan penandatanganan MoU Program Kemitraan Pola Bapak Angkat dalam Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat antara Kelompok Tani Kenunduk Putih dengan Sugiharto Tanuwidjaya.

Penandatanganan langsung dilakukan oleh Bupati Irwan dan Sugiharto Tanuwidjaya serta Kepala Desa Tanjung Peranap Aswandi, Selasa (13/3/2018). Turut disaksikan oleh Camat Tebingtinggi Barat, Drs Idris Sudin, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kepulauan Meranti, Helfandi SE MSi, Kabid Perindustrian Disperindag, Rudi Al Hasan, Kepala Desa Tanjung Peranap, Aswandi, Kapolsek Tebingtinggi Barat, serta rombongan investor dari Taiwan.

Bupati Irwan menyambut baik rencana Sugiharto Tanuwidjawa, sebagai bapak angkat dalam pengembangan lahan pertanian di Desa Tanjung Peranap. Ia berharap dengan terlaksananya program ini dapat memberdayakan lahan-lahan tidur yang ada untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Demi suksesnya program yang didukung penuh oleh Pemkab. Kepulauan Meranti dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu, Bupati Meranti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan turut memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan perkebunan yang produktif.

"Para investor luar negeri saja bersemangat dalam memgembangkan lahan perkebunan di Desa Tanjung Peranap, hendaknya semangat yang sama juga ada pada masyarakat," harapnya.

"Semoga program ini dapat mendorong gairah masyarakat untuk memanfaatkan dan mengelola lahan tidur di Desa Tanjung Peranap bersama bapak angkat," tambahnya lagi.

Ia juga berpesan, hasil perkebunan nanti selain untuk kepentingan ekspor juga ada pembagian untuk masyarakat. Dengan begitu, ia mengakui sangat serius mendukung program pengembangan pertanian di Desa Tanjung Pranap, karena ini merupakan kegiatan produktif yang diyakini dapat mendorong taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Sehingga angka kemiskinan yang cukup tinggi di Meranti berada diangka 29,8 persen dapat segera ditekan," sebutnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam mengangkat taraf ekonomi masyarakat perlu terobosan, dan pemanfaatakan lahan tidur menjadi lahan perkebunan produktif ini merupakan salah satu cara yang efektif. Kedepan dalam rangka mendukung pengembangan potensi perkebunan di Kecamatan Tebingtinggi Barat itu, Pemkab Meranti akan berupaya membangun jalan akses yang dapat menghubungkan Selatpanjang-Buton.

Seperti diketahui, Pemkab Meranti didukung Pemprov Riau telah berupaya membangun jalan dikawasan Kampung Balak. Namun karena kondisi alam yang tidak memungkinkan proyek jalan tersebut sulit dituntaskan.

Kedepan akan diupayakan lokasi baru sebagai alternatif, sehingga jalan tersebut dapat terhubung. Bupati meyakini jika hal itu terwujud, maka Desa Tanjung Peranap akan menjadi desa yang maju.

Dihadapan para investor dari Taiwan, Bupati Meranti mengajak untuk turut memanfaatkan lahan-lahan tidur yang banyak di Meranti untuk dijadikan perkebunan produktif. Seperti yang akan dilakukan di Kecamatan Pulau Merbau, dimana investor dari Taiwan akan membuka tambak udang dilahan seluas 1000 Ha.

"Saya harap investor Taiwan lainya juga dapat memberdayakan lahan tidur yang ada di Meranti dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat,"" ungkapnya.

Sementara itu, Bapak angkat kemitraan Sugiharto Tanuwidjaya, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Tanjung Peranap dalam pengembangan sektor pertanian setempat semoga dapat mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Kepada tokoh masyarakat, Sugiharto mengaku terkesan dengan potensi kebun cabe dan jagung yang dikembangkan oleh Kades Tanjung Peranap yang dapat tumbuh dengan subur. Hal itu mendorong para peneliti Sugiharto untuk melakukan riset yang hasilnya menyatakan lahan tidur di Desa tersebut sangat layak dijadikan lahan perkebunan.

Sugiharto juga berharap jaminan keamanan dan kemudahan investasi kepada Pemkab Meranti, sehingga tahap demi tahap pekerjaan yang telah disusun dapat berjalan dengan lancar. Kerjasama ini dapat terus ditingkatkan demi membantu masyarakat khususnya Desa Tanjung Peranap.

Disamping itu, Sugiharto akan melakukan penanaman kacang, kedelai, biji-bijian serta sayuran. Dan tanaman yang telah sukses dipasaran yakni biji jarak yang akan disebarluaskan diseluruh Kepulauan Meranti.

Untuk tahap awal akan dilakukan uji coba lahan masyarakat seluas 200 Ha. Jika dalam tempo 6 bulan kedepan, hasil perkebunan bisa tumbuh dengan subur, maka akan dilanjutkan dengan perjanjian atau MoU berikutnya.

Menyangkut konsep pertanian yang akan dikembangkannya adalah konsep pertanian modern berstandar Internasional. Sehingga hasilnya dapat diekspor untuk mencukupi kebutuhan lokal dan negara maju di asia.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Tanjung Peranap, Aswandi, atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak angkat Sugiarto yang masih melirik Desa Tanjung Peranap.

"Terima kasih kami ucapkan, karena Tanjung Peranap sebuah desa terisolir masih dilirik oleh para investor. Mudah mudahan kedepan Desa ini yang terkenal dengan penghasil kayu balak, dapat kembali jaya seperti dahulu. Yang kali ini akan dijadikan pusat perkebunan dan tanaman hortikutura," kata dia.

Sekedar informasi, program bapak angkat yang akan dilaksanakan ini akan memgggunakan lahan seluas 200 Ha. Berlokasi di Desa Tanjung Peranap. Nantinya dilahan tersebut akan ditanami batang Jarak, biji bijian, sayur mayur, cabe, jagung dan lainnya yang dapat diserap oleh pasar dalam dan luar negeri. (adv)

  komentar Pembaca
Copyright © 2012 - 2018 Online Terkini & Bermartabat. All Rights Reserved.